Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gaya Hidup. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2013

10 Cara Panjang Umur Yang Sering Disepelekan





Usia panjang manusia bukanlah semata karena faktor gen dan kuasa Tuhan, tapi juga sebaik apa menjalani hidup. Peneliti telah menemukan cara makan, bergerak dan mengatasi stres yang menentukan seberapa lama orang bertahan hidup, seperti yang dikutip dari detikhealth.

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 20.000 orang di Inggris dan telah dipublikasikan di British Medical Journal, menunjukkan bahwa seseorang dapat mengurangi 50 persen risiko stroke. Caranya hanya dengan melakukan empat hal, yaitu aktif selama 30 menit sehari, makan buah dan sayuran, dan menghindari rokok serta alkohol yang berlebihan.

Orangtua zaman dulu dapat mencapai usia 100 tahun dengan gaya hidupnya yang sehat. Namun, Thomas Perls dari Boston University School of Medicine, percaya bahwa dengan asumsi yang mengesampingkan gen, tidak ada yang menghentikan hidup Anda hingga usia 90-an tahun.

Berikut 10 kebiasaan yang digunakan Perls untuk menghitung berapa lama seseorang dapat bertahan hidup, seperti dilansir USNews.

1. Jangan berhenti bekerja
Meski sudah masuk usia pensiun bukan berarti Anda tak bisa lagi bekerja apa-apa. "Bukti menunjukkan bahwa dalam masyarakat di mana orang tiba-tiba berhenti bekerja, angka kejadian obesitas dan penyakit kronis skyrockets meningkat setelah pensiun," kata Luigi Ferrucci, direktur Baltimore Longitudinal Study of Aging.

2. Bersihkan gigi dengan benang (floss) setiap hari
Ini dapat menjaga arteri (pembuluh darah) tetap sehat. Studi dari New York University tahun 2008 menunjukkan bahwa membersihkan gigi dengan benang setiap hari dapat mengurangi jumlah bakteri yang menyebabkan penyakit gusi di dalam mulut. Bakteri ini dapat memasuki aliran darah dan memicu peradangan di arteri, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Selalu bergerak
"Olahraga adalah satu-satunya cara untuk tetap awet muda," kata Jay Olshansky, seorang profesor obat-obatan dan peneliti penuaan di University of Illinois di Chicago.

Studi demi studi telah merekomendasikan manfaat dari olahraga yaitu untuk meningkatkan suasana hati (mood), ketajaman mental, keseimbangan, massa otot, dan tulang. Tidak perlu olahraga di pusat kebugaran, cukup dengan sekadar berjalan di sekitar lingkungan selama 30 menit sehari.

4. Makan sereal berserat tinggi untuk sarapan
Mendapatkan manfaat gandum utuh terutama di pagi hari dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah sepanjang hari. Menurut sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini oleh Ferrucci dan koleganya, orang yang melakukan hal ini dapat terhindar dari diabetes, yang dapat mempercepat penuaan.

5. Tidur paling sedikit 6 jam sehari
"Tidur adalah salah satu fungsi yang paling penting untuk tubuh kita, saat tidur digunakan untuk mengatur dan menyembuhkan sel-sel," kata Ferrucci.

6. Konsumsi makanan utuh, bukan suplemen
Bukti kuat menunjukkan bahwa orang yang memiliki darah yang kaya akan nutrisi, seperti selenium, beta-karoten, vitamin C dan E, memiliki usia yang lebih panjang. Namun tidak ada yang membuktikan bahwa dengan mengonsumsi suplemen dapat memberikan manfaat anti penuaan.

"Ada lebih dari 200 karotenoid berbeda dan 200 flavonoid berbeda yang terkandung dalam sebuah tomat," kata Ferrucci. Zat kimia ini bermanfaat bagi tubuh selain nutrisi yang dikenal seperti lycopene atau vitamin C. Hindari makanan putih (nutrient-lacking white food) seperti roti, tepung dan gula. Dan beralihlah ke buah-buahan, sayuran, dan roti gandum utuh.

7. Kurangi neurotik (tekanan saraf)
Cara yang lebih baik untuk mengatasi stres adalah yoga, olahraga, meditasi, taichi (menarik napas dalam-dalam untuk beberapa saat). Sedangkan melamun, makan keripik di depan TV, pesta minuman beralkohol sangat buruk untuk tubuh.

8. Hidup seperti Seventh Day Adventist
Orang Amerika yang mendefinisikan diri mereka sendiri sebagai Seventh Day Adventists, memiliki harapan hidup rata-rata 89 tahun, sekitar satu dekade lebih lama daripada rata-rata orang Amerika.

Mereka menghargai tubuh dengan tidak merokok, penyalahgunaan alkohol atau memanjakan tubuh dengan makanan-makanan manis. Mereka biasanya vegetarian dan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan banyak olahraga. Mereka juga sangat fokus terhadap keluarga dan masyarakat.

9. Menjadi makhluk yang terbiasa dengan keadaan
Menurut Olshansky, orang-orang zaman dulu cenderung hidup dengan rutinitas yang ketat, makan makanan yang sama dan melakukan jenis kegiatan yang sama sepanjang hidup mereka. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari adalah salah satu kebiasaan yang baik untuk menjaga tubuh dalam kesetimbangan yang stabil.

10. Tetap berhubungan sosial
Memiliki hubungan sosial dengan teman atau orang-orang yang dikasihi adalah kunci untuk menghindari depresi, yang dapat mengakibatkan kematian dini, terutama yang umum terjadi pada seorang janda dan duda yang sudah tua.

Beberapa psikolog bahkan berpikir bahwa salah satu manfaat terbesar untuk orangtua diperoleh dari latihan interaksi sosial yang kuat, jalan-jalan dengan teman atau bergabung dengan kelas latihan.
(hery)

Kamis, 21 April 2011

Wajib Tahu Sebelum Bilang "Aku Cinta Kamu"



Banyak situasi yang membuat seorang wanita akhirnya mengatakan "aku cinta kamu" pada pasangannya. Tetapi pada beberapa kasus, ungkapan perasaan tulus tersebut  justru terasa tidak tepat.

Menurut Josh Ackerman, psikolog dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat, reaksi pria saat mendengar ungkapan cinta dari pasangannya bisa lebih romantis atau justru sebaliknya. Untuk mengetahui secara detail reaksi pria terkait ungkapan cinta, ia melakukan survei 250 pria dan wanita heteroseksual.

Survei berupa pertanyaan seputar ungkapan "aku cinta kamu". Termasuk pengalaman dan proses mengungkapkannya. Seperti dilansir dari Shine, hasilnya terdapat tiga perbedaan, berdasarkan perspektif pria.

1. Saat ingin mengatakan pada "Si Takut Komitmen"
Menurut Ackerman, pria yang tidak ingin memiliki hubungan serius, lebih suka mendengar ungkapan " (hery) I love you" sebelum berhubungan seks. Ia berteori karena hal itu sangat tidak romantis.

Tiga kata tersebut menurut Ackerman diterjemahkan oleh otak pria sebagai cara untuk mempercepat melakukan hubungan seksual. Jadi, tampaknya Anda harus berpikir ulang mengatakan perasaan cinta padanya.

2. Saat ingin mengatakan pada "Si Ingin Menikah"
Pria yang ingin memiliki komitmen serius dalam hubungan, lebih suka mendengar ungkapan cinta setelah bermesraan. Hal itu menandakan kalau mereka ingin kebersamaan jangka panjang. Kebalikan dari "Si takut Komitmen", pria tipe ini justru sangat senang mendengar bisikan " (hery) aku cinta kamu", setelah berhubungan seksual.

3. Saat ingin menunggu si dia yang mengucapkannya lebih dulu
Bukan masalah jika Anda tidak ingin mengungkapkannya lebih dulu. Wanita memang cenderung menunggu ungkapan cinta pria, meskipun sudah menjalin hubungan cukup lama.

Meskipun hasil survei menunjukan 64 persen percaya bahwa kebanyakan wanita yang memulai pembicaraan. Tetapi menurut Ackerman, secara keseluruhan pria lah yang mengungkapkannya lebih dulu.

"Wanita memang lebih emosional dan pria cenderung menyembunyikan perasaannya. Tetapi hal itu justru tidak terlihat dalam hal mengungkapkan perasaan cinta," kata Ackerman. (hery)

Minggu, 13 Maret 2011

Radiasi Bisa Pengaruhi Kesuburan pada Wanita

Radiasi Bisa Kurangi Kesuburan


 
Terapi radiasi tumor otak atau beberapa jenis kanker lainnya dapat mengakibatkan infertilitas, khususnya bagi kaum perempuan.

Sebuah penelitian menyebutkan, pemberian terapi radiasi dengan dosis rendah untuk penderita tumor otak atau beberapa jenis kanker lainnya bisa menyebabkan perempuan yang menderita penyakit itu sulit memiliki keturunan.

Dr Daniel Green, seorang dokter kanker di Rumah Sakit St Jude Children's Research, di Memphis, Tennessee, menjelaskan, pihaknya sudah mengetahui radiasi berdosis tinggi itu bisa mengganggu kesuburan seorang wanita, karena dapat menghancurkan sel-sel di otak yang mengontrol bagaimana ovariumnya memproduksi telur.

"Itu tidak diketahui bahwa dosis yang lebih sederhana mungkin dapat berpengaruh terhadap kesuburan," kata Green, seperti dikutip laman Reuters Health.

Dalam penelitian itu, para ahli menggunakan sekitar 6 dari 10 responden perempuan yang menderita penyakit tumor otak dan kanker. Setelah melakukan terapi radiasi, tidak satu pun dari mereka memiliki indung telur yang subur.

"Untuk tumor otak, radiasi selalu menjadi bagian dari pengobatan, meskipun dokter menggunakan kemoterapi lebih sekarang daripada mereka di masa lalu," kata Dr Jason Fangusaro, seorang dokter anak di Children's Memorial Hospital dan Northwestern University Feinberg School of Medicine di Chicago, Illinois.

Jenis radiasi tidak digunakan untuk pasien leukemia sesering sekarang. Leukemia adalah jenis yang paling umum kanker pada anak-anak, dan sekitar 3.300 kasus baru. Menurut data University Feinberg School of Medicine di Chicago, anak-anak terkena sekitar 3.000-4.000 tumor otak baru setiap tahun.

Green menggambarkan, banyak perempuan yang dirawat 10 atau 15 tahun lalu yang bisa berisiko untuk masalah kesuburan. Dalam studi mereka, Green dan rekan telah mengirim kuesioner ke sekitar 3.600 wanita yang menderita kanker antara 1970 dan 1986, dan juga untuk sekitar 2.100 dari saudara mereka. Kuesioner bertanya soal setiap kehamilan para wanita.

Sekitar tiga dari setiap 10 mantan pasien kanker telah hamil, setidaknya sekali, dibandingkan dengan sekitar lima dari 10 saudara mereka, para peneliti melaporkan dalam jurnal medis Fertility and Sterility.

Perbedaan kecil, menurut mereka, bisa saja hanya karena kebetulan. Tetapi tingkat kehamilan yang sebenarnya secara signifikan lebih rendah untuk beberapa wanita - dan tidak hanya mereka yang menerima dosis radiasi tertinggi kedua kelenjar dekat otak.

Dosis tertinggi melibatkan lebih dari 27 unit radiasi, yang dikenal sebagai Grays. Tetapi wanita terkena sedikitnya 22 unit radiasi juga memiliki kemungkinan lebih rendah dari kehamilan, mereka memiliki sekitar kehamilan lebih sedikit dibandingkan dengan ketiga korban yang tidak pernah diobati dengan radiasi sama sekali.

Dosis 22 Grays lebih dari 200.000 kali lebih tinggi dari jumlah radiasi dalam sinar X dada rata-rata.

Ketika korban kanker ini menjadi hamil, "Itu dianggap sebagai kehamilan berisiko tinggi, dan mereka harus melihat seorang spesialis yang tahu membantu ovulasi wanita, dan memelihara kehamilan dengan terapi hormon yang tepat," kata dokter anak Dr Susan R. Rose. Rose, dari Cincinnati Children's Hospital di Ohio, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

"Kemajuan penelitian telah meningkatkan kemungkinan bertahan hidup setelah kanker pada anak. Jadi jika seorang gadis didiagnosa menderita kanker di masa lalu, kemungkinan dia masih hidup dan mungkin menghadapi masalah kesuburan. Ini juga kemungkinan bahwa jika dia tidak mendapatkan (radiasi) pengobatan, dia mungkin tidak selamat, Ini bagian dari terapi menyelamatkan nyawa," ungkap Rose seperti dilansir laman Reuters Health. [hery]

10 Makanan untuk Kecerdasan Anak


Penelitian membuktikan, kekurangan 1 mineral dan vitamin yang penting untuk otak bisa menurunkan kesiagaan mental otak. Pola makan yang kaya buah dan sayuran, gandum, ditambah dengan daging dan ikan dapat mencukupi kebutuhan mineral dan vitamin utama yang diperlukan bagi kesehatan fisik dan mental.

Apa saja bahan makanan yang dapat merangsang pertumbuhan sel-sel otak, memperbaiki fungsinya, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi serta berpikir anak-anak? Berikut 10 bahan makanan yang dianjurkan oleh dr Saridian Satrix W, SpGK:

1. Salmon
Salmon merupakan sumber terbaik asam lemak omega 3 -DHA dan EPA- yang keduanya penting bagi pertumbuhan dan perkembangan fungsi otak. Riset terbaru juga menunjukkan, orang yang memperoleh asupan asam lemak lebih banyak memiliki pikiran lebih tajam dan mencatat hasil memuaskan dalam uji kemampuan. Kandungan asam lemak omega 3 untuk per 100 gram ikan salmon adalah 2,2 gram. Kebutuhan anak-anak akan omega 3 per hari adalah 1,2 gram.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber penting protein yang relatif murah dan harganya cukup terjangkau. Bagian kuning telur ternyata padat akan kandungan kolin, suatu zat yang dapat membantu perkembangan memori atau daya ingat. Kandungan kolin dalam 1 butir telur berukuran besar adalah 126 mg. Bandingkan dengan 2 sendok makan selai kacang yang hanya mengandung 20 mg dan 300 gram daging sapi degan kandungan 66 mg kolin. Kebutuhan anak-anak akan kolin 200-375 mg per hari.
 
3. Selai kacang
Kacang tanah (peanut) yang banyak diolah menjadi selai kacang merupakan salah satu sumber vitamin E. Vitamin ini merupakan sumber antioksidan yang dapat melindungi membran-membran sel saraf. Bersama thiamin, vitamin E membantu otak dan sistem saraf dalam penggunaan glukosa untuk kebutuhan energi. Setiap 2 sendok makan selai kacang mengandung 2,9 mg vitamin E, sedangkan kebutuhan anak-anak per hari antara 4-10 mg.

4. Kacang-kacangan lain
Kacang adalah makanan spesial sebab makanan ini memiliki energi yang berasal dari protein serta karbohidrat kompleks. Selain itu, kacang kaya akan kandungan serat, vitamin, dan mineral. Kacang juga makanan yang baik untuk otak karena mereka dapat mempertahankan energi dan kemampuan berpikir anak-anak pada puncaknya di sore hari jika dikonsumsi saat maakn siang. Menurut hasil penelitian, kacang merah dan kacang pinto mengandung lebih banyak asam lemak omega 3 daripada jenis kacang lainnya, khususnya ALA, jenis asal omega 3 yang penting bagi pertumbuhan dan fungsi otak.

5. Gandum murni
Otak membutuhkan suplai atau sediaan glukosa dari tubuh yang sifatnya konstan. Gandum murni memiliki kemampuan untuk mendukung kebutuhan tersebut. Serat yang terkandung dalam gandum murni dapat membantu mengatur pelepasan glukosa dalam tubuh. Gandum juga mengandung vitamin B yang berfungsi memelihara kesehatan sistem saraf. Gandum mengandung vitamin B sebanyak 1,5 mg per 100 gram. Sedangkan kebutuhan vitamin B pada anak-anak adalah 1 mg per hari.

6. Havermut
Havermut merupakan salah satu jenis sereal paling populer di kalangan anak-anak dan kaya akan gizi penting bagi otak. Havermut dapat menyediakan energi atau bahan bakar untuk otak yang sangat dibutuhkan anak-anak mengawali aktivitasnya di pagi hari. Kaya akan kandungan serat, havermut akan menjaga otak anak terpenuhi kebutuhannya di sepanjang pagi. Havermut juga merupakan sumber vitamin E, vitamin B, potasium,d an seng yang membuat tubuh dan otak berfungsi pada kapasitas penuh. Kandungan vitamin E pada 250 gram havermut adalah 0,08 mg. Kandungan vitamin B 0,26 mg per 250 gram havermut dan seng 6,19 mg per 250 gram havermut.

7. Beri
Kelompok keluarga beri (stroberi, ceri, bluberi), semakin kuat warnanya semakin banyak zat gizi yang dikandungnya. Beri mengandung antioksidan kadar tinggi, khususnya vitamin C, yang berfaedah mencegah kanker. Beberapa riset menunjukkan mereka yang mendapatkan ekstrak bluberi dan stroberi mengalami perbaikan dalam fungsi daya ingatnya. Biji dari buah beri ini juga ternyata kaya akan asam lemak omega 3.

8. Sayuran berwarna
Tomat, ubi jalar merah, labu, wortel, dan bayam adalah sayuran yang kaya gizi dan sumber antioksidan yang akan membuat sel-sel otak kuat dan sehat.

9. Susu dan yoghurt
Makanan yang berasal dari produk susu mengandung protein dan vitamin B tinggi. Dua jenis zat gizi ini penting bagi pertumbuhan jaringan otak, neurotransmitter, dan enzim. Susu dan yoghurt juga bisa membuat perut kenyang karena kandungan protein dan karbohidratnya sekaligus menjadi sumber energi bagi otak.

10. Daging sapi tanpa lemak
Zat besi adalah jenis mineral esensial yang akan membantu anak-anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak adalah salah satu sumber makanan yang mengandung banyak zat besi. Kandungan zat besi dalam 100 gram daging sapi adalah 4,05 mg. Sedangkan kebutuhan akan zat besi pada anak-anak adalah 3-10 mg per hari. (hery)

Cegah Penyakit dengan Secangkir Kopi




Rutinitas minum kopi di pagi hari memanglah menyenangkan. Harum yang menggelitik hidung serta kehangtan yang dibawanya membuat kopi tetap menjadi pilihan bagi pecintanya. Selain kenikmatannya yang melekat di lidah, ternyata kopi juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Ingin tahu? Yuk, kita telisik lebih lanjut manfaat dari si hitam ini.

1.Pelindung jantung.
Kopi kaya akan antioksidan. Bahkan kandungan antioksidan dalam kopi 2 kali lebih banyak dengan yang dikandung blueberry. Antioksidan tersebutlah yang memegang peranan penting dalam melindungi jantung serta membantu mengurangi efek perusakan yang ditimbulkan oleh peradangan arteri. Kopi juga dapat menurunkan tekanan darah dan melebarkan pembuluh darah yang akan melancarkan peredaran darah.

2.Melindungi tubuh dari serangan diabetes.
Asam klorogenat dan quinides yang dikandung kopi dapat meningkatkan kepekaan sel-sel tubuh terhadap insulin yang mengatur gula darah. Sebauh penelitian terbaru menemukan mereka yang mengonsumsi 4 cangkir kopi dalam sehari, memiliki resiko terserang diabetes tipe 2 lebih kecil jika dibandingkan mereka yang tidak.

3.Baik untuk hati.
Sembilan penelitian yang dilakukan oleh para peneliti AS menunjukkan kopi dapat mencegah serangan sirosis hati serta berbagai penyakit yang dapat menyerang hati. Salah satu penelitian tersebut juga menemukan, mengonsumsi 2 cangkir kopi per hari dapat mengurangi risiko terserang kanker hati sampai dengan 43%.

4.Meningkatkan kinerja otak.
Mengonsumsi kopi secara rutin dapat mencegah pikun, Alzheimer, serta parkinson. Kandungan antioksidan dalam kopi dapat membantu memperlancar neurotransmitter yang akan meningkatkan kinerja fungsi kognitif.

5.Pereda sakit kepala.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli di Universitas Vermont Medical School menunjukkan, 200 miligram kafein atau setara dengan 16 ons kopi dapat membantu meredakan sakit kepala biasa juga migrain.

"Kafein meningkatkan kinerja sel-sel otak, yang akan pembuluh darah di sekitar otak mengencang. Pengancangan dari pembuluh darah itulah yang membantu mengurangi tekanan yang menyebabkan rasa sakit," kata Robert Shapiro, Profesor Neurologi dan Direktur Klinik Sakit Kepala Universitas Vermont Medical School.

Mengingat begitu banyaknya manfaat kopi, tak ada salahnya memulai hari Anda dengan secangkir kopi hangat?
(hery)
__________________

10 Cara Memanjangkan Umur



Usia panjang manusia bukanlah semata karena faktor gen dan kuasa Tuhan, tapi juga sebaik apa menjalani hidup. Peneliti telah menemukan cara makan, bergerak dan mengatasi stres yang menentukan seberapa lama orang bertahan hidup, seperti yang dikutip dari detikhealth.

Sebuah studi yang dilakukan terhadap 20.000 orang di Inggris dan telah dipublikasikan di British Medical Journal, menunjukkan bahwa seseorang dapat mengurangi 50 persen risiko stroke. Caranya hanya dengan melakukan empat hal, yaitu aktif selama 30 menit sehari, makan buah dan sayuran, dan menghindari rokok serta alkohol yang berlebihan.

Orangtua zaman dulu dapat mencapai usia 100 tahun dengan gaya hidupnya yang sehat. Namun, Thomas Perls dari Boston University School of Medicine, percaya bahwa dengan asumsi yang mengesampingkan gen, tidak ada yang menghentikan hidup Anda hingga usia 90-an tahun.

Berikut 10 kebiasaan yang digunakan Perls untuk menghitung berapa lama seseorang dapat bertahan hidup, seperti dilansir USNews.

1. Jangan berhenti bekerja
Meski sudah masuk usia pensiun bukan berarti Anda tak bisa lagi bekerja apa-apa. "Bukti menunjukkan bahwa dalam masyarakat di mana orang tiba-tiba berhenti bekerja, angka kejadian obesitas dan penyakit kronis skyrockets meningkat setelah pensiun," kata Luigi Ferrucci, direktur Baltimore Longitudinal Study of Aging.

2. Bersihkan gigi dengan benang (floss) setiap hari
Ini dapat menjaga arteri (pembuluh darah) tetap sehat. Studi dari New York University tahun 2008 menunjukkan bahwa membersihkan gigi dengan benang setiap hari dapat mengurangi jumlah bakteri yang menyebabkan penyakit gusi di dalam mulut. Bakteri ini dapat memasuki aliran darah dan memicu peradangan di arteri, dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Selalu bergerak
"Olahraga adalah satu-satunya cara untuk tetap awet muda," kata Jay Olshansky, seorang profesor obat-obatan dan peneliti penuaan di University of Illinois di Chicago.

Studi demi studi telah merekomendasikan manfaat dari olahraga yaitu untuk meningkatkan suasana hati (mood), ketajaman mental, keseimbangan, massa otot, dan tulang. Tidak perlu olahraga di pusat kebugaran, cukup dengan sekadar berjalan di sekitar lingkungan selama 30 menit sehari.

4. Makan sereal berserat tinggi untuk sarapan
Mendapatkan manfaat gandum utuh terutama di pagi hari dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah sepanjang hari. Menurut sebuah studi yang dilakukan baru-baru ini oleh Ferrucci dan koleganya, orang yang melakukan hal ini dapat terhindar dari diabetes, yang dapat mempercepat penuaan.

5. Tidur paling sedikit 6 jam sehari
"Tidur adalah salah satu fungsi yang paling penting untuk tubuh kita, saat tidur digunakan untuk mengatur dan menyembuhkan sel-sel," kata Ferrucci.

6. Konsumsi makanan utuh, bukan suplemen
Bukti kuat menunjukkan bahwa orang yang memiliki darah yang kaya akan nutrisi, seperti selenium, beta-karoten, vitamin C dan E, memiliki usia yang lebih panjang. Namun tidak ada yang membuktikan bahwa dengan mengonsumsi suplemen dapat memberikan manfaat anti penuaan.

"Ada lebih dari 200 karotenoid berbeda dan 200 flavonoid berbeda yang terkandung dalam sebuah tomat," kata Ferrucci. Zat kimia ini bermanfaat bagi tubuh selain nutrisi yang dikenal seperti lycopene atau vitamin C. Hindari makanan putih (nutrient-lacking white food) seperti roti, tepung dan gula. Dan beralihlah ke buah-buahan, sayuran, dan roti gandum utuh.

7. Kurangi neurotik (tekanan saraf)
Cara yang lebih baik untuk mengatasi stres adalah yoga, olahraga, meditasi, taichi (menarik napas dalam-dalam untuk beberapa saat). Sedangkan melamun, makan keripik di depan TV, pesta minuman beralkohol sangat buruk untuk tubuh.

8. Hidup seperti Seventh Day Adventist
Orang Amerika yang mendefinisikan diri mereka sendiri sebagai Seventh Day Adventists, memiliki harapan hidup rata-rata 89 tahun, sekitar satu dekade lebih lama daripada rata-rata orang Amerika.

Mereka menghargai tubuh dengan tidak merokok, penyalahgunaan alkohol atau memanjakan tubuh dengan makanan-makanan manis. Mereka biasanya vegetarian dan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan banyak olahraga. Mereka juga sangat fokus terhadap keluarga dan masyarakat.

9. Menjadi makhluk yang terbiasa dengan keadaan
Menurut Olshansky, orang-orang zaman dulu cenderung hidup dengan rutinitas yang ketat, makan makanan yang sama dan melakukan jenis kegiatan yang sama sepanjang hidup mereka. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari adalah salah satu kebiasaan yang baik untuk menjaga tubuh dalam kesetimbangan yang stabil.

10. Tetap berhubungan sosial
Memiliki hubungan sosial dengan teman atau orang-orang yang dikasihi adalah kunci untuk menghindari depresi, yang dapat mengakibatkan kematian dini, terutama yang umum terjadi pada seorang janda dan duda yang sudah tua.

Beberapa psikolog bahkan berpikir bahwa salah satu manfaat terbesar untuk orangtua diperoleh dari latihan interaksi sosial yang kuat, jalan-jalan dengan teman atau bergabung dengan kelas latihan.
(hery)

Manfaat Minum Kopi dan Teh Setiap Pagi


Penyakit demensia atau pikun, perlahan namun pasti, akan dialami sejalan dengan pertambahan usia. Dan menurut studi, dengan minum kopi atau teh pahit setiap pagi, mampu untuk memperlambat dan melawan kepikunan.
Kopi dan teh sudah menjadi minuman favorit bagi kebanyakan orang di dunia. Tapi efek menguntungkan dari kafein pada kopi sebagai obat psikoaktif, yang dapat memelihara fungsi otak, mulai belakangan ini dihargai.


Penelitian terbaru oleh pakar internasional dari University of Lisbon dan University of Coimbra, Portugal menemukan, bahwa kafein dalam kopi dan teh dapat melindungi terhadap penurunan kognitif yang terlihat pada demensia (kepikunan) dan penyakit Alzheimer.

"Studi epidemiologis pertama menunjukkan, hubungan terbalik antara konsumsi kafein dengan kejadian penyakit Parkinson. Kemudian beberapa studi epidemiologi lanjutan menunjukkan, bahwa konsumsi jumlah moderat kafein juga berbanding terbalik dengan penurunan kognitif yang terkait dengan penuaan serta kejadian penyakit Alzheimer," jelas Alexandre de Mendonca, dari Institute of Molecular Medicine and Faculty of Medicine, University of Lisbon, Portugal, seperti dilansir dari Seniorjournal.


Selain kopi pahit, teh pahit juga dapat melawan kepikunan. Uji laboratorium menemukan, bahwa minum secangkir teh hitam dan hijau secara teratur dapat menghambat aktivitas enzim tertentu di otak, yang membawa pada Alzheimer, yaitu suatu bentuk demensia generatif yang mempengaruhi 10 juta orang di seluruh dunia.

Berdasarkan jurnal Phytotherapy Research, Alzheimer ditandai dengan penurunan asetilkolin. Kopi dan teh pahit dapat menghambat aktivitas enzim acetylcholinesterase (AChE), yang memecah bahan kimia atau neurotransmiter dan asetilkolin.

Selain itu kopi, teh hitam, dan teh hijau juga menghambat aktivitas enzim butyrylcholinesterase (BuChE), yang ditemukan dalam deposit protein pada otak penderita Alzheimer.

"Meskipun tidak ada obat untuk Alzheimer, kopi dan teh berpotensi menjadi senjata lain yang digunakan untuk mengobati penyakit ini dan memperlambat perkembangannya," ungkap Dr. Ed Okello, peneliti dari Medicinal Plant Research Centre di Newcastle University, Inggris.

Tapi ingat, harus kopi atau teh pahit, cukup setiap paginya.

Karena minum kopi secara berlebihan, dapat meningkatkan serangan stroke akibat kerusakan pada dinding pembuluh darah. Pada wanita hamil dapat meningkatkan denyut jantung, menyerang plasenta, masuk ke dalam sirkulasi darah, dan yang lebih parah bisa menyebabkan kematian.

Tapi minum kopi dalam jumlah yang sedang tidak membahayakan, malah bisa memberikan manfaat. Coffee time!

Rabu, 23 Februari 2011

Lelaki Berpasangan Lebih Menggoda Iman


Lelaki Berpasangan Lebih Menggoda Iman

PERNAHKAH Anda menyadari bahwa lelaki yang mulanya dinilai biasa saja, tiba-tiba terlihat jauh lebih menarik ketika dia sudah ada yang punya? Berdasarkan sebuah studi terbaru, lelaki yang telah memiliki pasangan dinilai jauh lebih menarik oleh perempuan, dibandingkan mereka yang masih lajang.

Ambil contoh Ryan Reynolds. Sejak dulu, aktor tersebut sudah terlihat menggemaskan. Namun, statusnya sebagai lelaki idaman baru muncul ketika dia berpacaran dan kemudian menikah dengan si seksi Scarlett Johansson. Begitu pula dengan Dax Shepard, yang tidak terlalu mendapatkan perhatian hingga berpacaran dengan Kristen Bell.

Nah, jangan mengira fenomena ini hanya berlaku di kalangan selebritas Hollywood. Sebab, studi terbaru menunjukkan gejala ini merupakan fenomena umum.

Setelah menanyai sejumlah perempuan lajang tentang karakteristik lelaki idaman mereka, para peneliti di Oklahoma State University memperlihatkan foto seorang lelaki yang merupakan pasangan ideal mereka, dan menanyai responden apakah mereka mau berkencan.
 
Ketika para responden diberi tahu lelaki tersebut berstatus single, sebanyak 59 persen perempuan mengatakan mau berkencan dengannya. Namun, ketika diberi tahu bahwa lelaki tersebut telah memiliki kekasih, jumlah responden yang menyetujui tawaran kencan meningkat menjadi 90 persen.

Kesimpulannya, mengetahui bahwa seorang lelaki berstatus pasangan orang lain membuatnya jauh lebih menarik. Lantas, apakah itu berarti setiap perempuan berpotensi menjadi ''pencuri'' lelaki?

Insting alami
Bagi sejumlah ahli, fakta bahwa perempuan secara otomatis lebih tertarik pada lelaki berpasangan dibandingkan dengan yang masih single, terhitung masuk akal. Menurut antropolog biologis Helen Fisher, Ph.D., penulis buku 'Why We Love', di zaman manusia gua, menemukan pasangan ideal merupakan urusan hidup dan mati.
 
Jika pasangan tidak mampu melindungi dan menafkahi, Anda tidak akan selamat. Jadi, ketika kita melihat lelaki dalam sebuah hubungan yang kelihatannya berhasil, bagian ''manusia gua'' dalam otak kita mengasumsikan bahwa dirinya tentulah seorang pelindung dan pemberi nafkah yang baik. Dengan demikian, hasrat untuk memiliki lelaki itu pun meroket.

Bagi lelaki, fenomena yang terjadi justru sebaliknya. Penelitian menemukan bahwa mereka tidak memiliki hasrat untuk memiliki perempuan yang telah berpasangan.

''Lelaki tidak harus menggali terlalu dalam insting tersebut untuk mengetahui apakah seorang perempuan akan menjadi pasangan yang baik. Mereka mencari tanda-tanda fisik yang menunjukkan perempuan itu subur, seperti memiliki rasio pinggul ke pinggang yang baik, yang dapat langsung tampak,'' jelas Fisher.

Alasan lain yang menyebabkan perempuan tertarik dengan lelaki yang telah membina hubungan, menurut terapis Deborah Dunn, penulis 'Stupid About Men', adalah karena mereka terkesan romantis. Ketika melihat seorang lelaki menggenggam tangan atau membukakan pintu untuk kekasihnya, kita langsung berasumsi lelaki tersebut pastilah seorang ''prince charming'', tanpa tahu seperti apa karakter sebenarnya.

Lantas, apakah setiap perempuan berpotensi menjadi pencuri pasangan perempuan lain? Tentu saja tidak semua perempuan akan memilih rute yang sama dengan yang dilalui Angelina Jolie, yang merebut Brad Pitt dari Jennifer Aniston.
 
''Secara keseluruhan, perempuan sangat menghormati hubungan orang lain,'' jelas Debbie Magids, Ph.D., penulis 'All the Good Ones Aren't Taken'.

Apalagi, banyak hal penting lain yang menjadi pertimbangan perempuan dalam memutuskan langkahnya, termasuk menjaga reputasi sebagai perempuan terhormat.

''Banyak orang cerdas mencintai teman-teman mereka, karier mereka, komunitas mereka. Mereka tidak ingin mengacaukannya,'' kata Magids. (LI/OL-06)